Monday, April 28, 2008

Destinasi Terakhir

Dua puluh tahun lepas, aku jadi anak sedara paling disayanginya. Kalau aku datang bertandang, cepat-cepat dicium pipi aku kiri kanan. Tak sempat aku melangkah dia dah menghulur segelas (secawan?) puding campur susu cair Ideal yang memang jadi favourite aku sejak kecik. Tengah aku leka bermain dengan sepupu sepapat yang lain, dia tenung muka aku dalam-dalam, tak lepas-lepas pandang. Dia suka belek muka aku. Katanya, muka aku macam dak Lah (*dak: common usage of orang melaka to refer to a person). Adalah iras sikit-sikit. Tapi aku taklah sepandai anak dia, dak Lah tu belajar di New Zealand.

Lepas lima tahun, sepuluh tahun malah bila dak Lah dah balik semula ke Malaysia pun, aku tetap direnungnya macam tak jemu-jemu. Raya tahun lepas aku sempat bersalam dan mencium pipi dia. Dia masih suka tengok aku. Tak sangka itulah kali terakhir aku menyentuh Mok Long. Perempuan humble tu makcik sedara aku, isteri pertama kepada pakcik aku yang merupakan abang kepada mak aku. Dua puluh tahun lebih dia hilang ingatan akibat accident, tapi itu semua tak penting pada aku kerana sejauh mana pun minda dia pergi, bila dia menyentuh wajah aku, derianya pantas mengingatkan dia pada anak kesayangannya, dak Lah.

Mok Long telah pergi menemui Ilahi semalam dan aku tahu dia akan berada di sisi mereka yang baik-baik sahaja kerana sepanjang hidupnya, dia adalah seorang guru teragung, ibu paling mithali dan paling penting dia bakal berada di bawah lindungan payung-payung emas kerana kasihnya membenarkan pakcik aku beristeri satu lagi.

Alfatihah...

Semalam juga aku menerima berita mengejut tentang suami seorang rakan sekerja yang juga telah pergi menyahut seruan Ilahi. Ya kasihan, dia seorang wanita muda yang ada dua orang anak tidak mengerti satu apa. Wanita bisa saja menjadi tabah bila kehilangan seseorang yang tersayang, tapi bila si kecil mula bertanya "Ayah pergi mana, mama?" itu satu azab hanya Allah mahu tahu siksaan batinnya. Kak Ina, sabarlah dengan ujian ini.

Aku (DAY ONE)

Aku juga kena jadi perempuan berhati batu dan bersemangat kental dengan satu kenyataan paling menakutkan, aku kini seorang diebetic dan sudah tiba masanya aku dibekalkan dengan ubat-ubatan. Ya, doktor beristighfar saja bila dia tahu aku masih muda untuk berpenyakit. Oh! takde muda takde tua. Penyakit kalau datang begitu saja, dan bila kena pada batang hidung aku, aku redha.

Darah aku likat pekat macam gula dah sebati dengannya. aHHH....aku betul-betul rasa nak pengsan!

(DAY TWO) menyusul Khamis ni bila results darah aku keluar. Till then.

Wednesday, April 23, 2008

Jari Pantas



Para karyawan sekalian,

kalau beboring atau sengaja nak tambahkan skills menaip (especially in english words) sila lawat:


Setakat semalam, skills akak hanyalah 58 perkataan seminit.
Thanks through meen zuleyka's blog and thru kay's blog i found this interesting website.
Enjoy u ols!


Sunday, April 20, 2008

Entry Sesat

Dear xxxx,

What holding me to keep holding on with this relationship all these while, only God knows. But after what happened on sunday, I felt so tortured, so used, so abused and so fooled being treated like an animal, and i regret it happened in a house that I thought would protect me from any harm.

I didn’t know that u were the harm to me. What made u think that I’m worse than xxxx, just because of a bunch of stupid chatters in the yahoo messenger that i never met, and they never even knew my real name. And I have cleared everything about the guy from Nepal too, still u think it is possible for me to meet him. Do not blame me on this case when I was just flirting with that Nepalese guy, as to recover my stupid break-up with u at that time.

Yes, I realized and confessed it was a mistake, but it happened when ive had lost hope on you. I never expected that you would come again in my life and promised me this and that, including to leave xxxxx and all your plans about xxxxxx. The time when I knew you've realized your mistake and came back to me, instantly I told this guy that i was unable to continue the relationship that he expected.

And furthermore this guy is far away and with his condition he wont be able to ever come here. No, im not multiguys-woman. I stick to one. It happened out of my anger towards you when I knew you kept bringing this girl to you room. Did you ever told the truth about that? Never. I told you the truth about this guy as soon as you found out the email, and I had nothing to reveal. But you yourself brought a girl and fu*ked her hard in your own dirty room.

I did my mistake when I thought i couldve left you, but in your case, you even brought her in even when we were not quarelling. Evidents are all cleared when she knew your house very well when she was looking for her passport, plus all other things that I found in the room. I could've yelled at you that time when she knows your house very well, but thinking about your promises and for the sake of giving more chances, i kept quiet and thought everything was over. And for that, youve judged me a better whore than xxxxx. Thank you very much, xxxxx.

All that I want you to know, however bad I am, you don’t have any single right to touch my body and beat me up like I do not have dignity. I didn’t slap your ex girlfriend that night, I didn’t even beat her, but I was the one who finally released her hands and intentionally made the phone dropped for her to collect it back, because I really thought I did something really wrong. I even asked u what went wrong between you two that nite.I hate her so much, but not as much as I hate you, the one who took her back to your house. It wasn’t even her fault because she was just being paid and she gave service for that.

And I want to thank you for all these kind actions from you towards me that finally have made me realize how such a beast you are:
For slapping me, hurting me
For humiliating me in front of your friend, who doesn’t even have heart to protect me who is in danger
For forcing me to give out numbers, and beat me up when I didn’t know the number.
For the slanders – God knows how a bullshit speaker you are and how black your heart is
For ignoring my dignity, im a human, not an animal
For putting me at the same level, and even worse than xxxx
For not respecting me by changing all my passwords. Who do u think you are?
The list is endless…..

For every single humiliation to my life, I would convey my greatest gratitude to God. And thank you for being such a nice guy to me. After this email, you should know that this delly doesn’t offend you at all. I’m sorry that I can’t receive your forgiveness this time again because my hurt is too deep. It’s too deep. For calling me a xxxxx, I would rather slap myself 100 times as of my regret towards what u just said. Love is not in you, even if it does exist, it would be dangerous for me.

I’ve tried so much to give this love of mine to you, but what I get back in return were always insults and degrading words.You have made me weak mentally for almost one year now. But physically I will keep surviving; I know that im doing something good for myself and my family.U made me look low by saying that i do not work hard all these while, it is okay because i dont have to prove anything to you, because only God and me know what I'm doing right now for my own survival.

I've closed my bad episode with you, my xxxxxxx friend. This is a final good bye. My friends are correct, not a single xxxxxxx can be trusted. Good luck in every field you are into.

Best regards

(Note: Entry sedih lebih kurang 7 atau 8 bulan lepas. I found it in my email by mistake and thought it could remain in memory if i pasted here...muahahaha....now u should wonder why i hate Philipinos...grrrrr)

Syukurlah (Jika masih di sini)

Alhamdulillah memang takde apa nak komen tentang kerja, semuanya baik dan excellent belaka. Bestnya berada dalam team aku sekarang, aku ibarat rose among the thorns, tapi thornnya tidaklah thorny sangat. :)

Dulu tak pernah mimpi pun akan bertekun di office membuat kerja (harian) di saat rakan-rakan lain seronok pergi shopping atau tengok wayang atau bersantai gembira bersama keluarga. Sumpah aku tak pernah mimpi pun! Tapi akhirnya aku terpaksa juga telan realiti dan jadikan Ahad sebagai mimpi terindah. Makin lama keindahan tu makin terserlah bila aku semakin biasa, semakin teruja, dan ditambah pula dengan kegemilangan Sinar Harian, bila kita tahu kita adalah salah seorang penyumbang di belakang sesuatu kejayaan, ya perasaan itu susah digambarkan. Tetapi ia sangat menyenangkan dan buat hati berbunga-bunga...

Tapi bukan semua indah untuk aku. Balik ke kampung dua hari lepas telah menyedarkan aku, aku seorang yang sangat sakit. Ya kalau ingat dulu aku dah dapat tahu aku seorang diabetic dan secepat kilat aku ubah life style dan bertekun ke gym, selain melupakan minuman manis-manis dan makanan enak-enak. Berikutnya bila jumpa doktor, aku dipuji kerana bersemangat waja menurunkan berat badan lebih dua kilo dalam sebulan (dan itu memang kejayaan peribadi sehingga kini).

Alpa dengan kejayaan seketika tu, sikit2 aku mulakan habit makan aku balik dan sehinggalah Jumaat hari itu (lebih kurang setahun 2 bulan selepas berjumpa doktor) mak aku sendiri mendoktorkan diri aku dan mendapati aku sekarang diabetic tegar macam dia juga. Tidak semena-mena aku rasa nak pitam dan psychologically kepala diserang migrain. Wah sanggup tak aku nak mulakan semula satu tempoh untuk aku minum air mineral semata-mata dan mihun sup sahaja jadi makanan terenak?

:( Nampaknya aku memang takde pilihan.

Bermula sabtu lepas aku telah mulakan semula gaya hidup setahun 2 bulan lepas.

(Kawan-kawan, doakan saya kuat semangat untuk mencegah penyakit keturunan ini, berikan saya semangat untuk maintain diet dan exercise seperti dulu dan ya, sila tampar muka saya berkali2 kalau anda nampak dengan mata kepala sendiri saya cuba-cuba menjamah aiskrim Baskin Robbins, kek Secret Recipe atau laksam Pak Li di Pak Li Kopitiam!)

Saturday, April 19, 2008

Complete Photo Covers






Cukup tiga keping! Sekian untuk sesi tag-mengetag! Over to you meen...

Cabaran T.A.G



Thank u meen zuleyka kerana menceriakan hari aku yang sedikit suram...tapi sempat pergi shooting kat studio magazine model je sebab aku sibuk berkejar ke office nak kerja...Temu janji dengan majalah bride lagi sket bila aku nak menikah nanti ya... Satu ni cukup la nanti banyak-banyak mengundang mimpi pula di malam hari. Nway I love the website, totally spice! :)

Friday, April 11, 2008

Aku benci HIPOKRASI

Aku bukannya orang kejam, malah dalam 30 usia aku ni, ada satu perkara paling mulia telah aku lakukan - menyelamatkan seseorang daripada namanya terus diblacklist kerana tak bayar duit kereta.

Malas nak kenangkan, tapi ringkasnya aku telah melalui saat-saat tekanan yang terlampau sewaktu menyelesaikan kes ini, sehingga aku hampir-hampir aje putus asa dan redha membiarkan nama aku pun terus terbabas diblacklist sang CTOS.

Dengan kehendak Allah, aku telah berjaya menghubungi mamat ni (yang isterinya sekarang merupakan teman serumah zaman-zaman aku student dulu), dan telah berjaya membuatkan dia membayar aku sejumlah wang yang sangat kecil berbanding apa yang perlu dia bayar pada bank - RM 250.

Sedihnya dengan sejumlah sebanyak tu pun aku terpaksa bertindak macam ceti pegang payung, tiap-tiap bulan nak kena call dan ingatkan dia. Mulanya aku hanya mahu sms aje, sebab aku pun paham kita semua dah dewasa, remind sekali rasanya dah hentak masuk dalam kepala otak tu. Tapi sungguh malang bila aku betul-betul terpaksa tambah line-line putih kat dahi, jadi ceti yang brutal, terpaksa call dia dan terpaksa meninggalkan sms bodoh macam, "Tolonglah jangan buat macam ni, fahamlah tanggungjawab masing-masing!".

Terasa macam bangang sangat di usia macam ni terpaksa meninggalkan sms berupa ancaman macam tu, tapi aku terpaksa sebab dia jenis manusia yang mahu dirinya diperlakukan begitu. Alhamdulillah selama hampir 4 bulan ni dia berjaya melaksanakan tanggungjawab dia pada aku, tapi bulan ni, ya Allah sangat azab! Aku rasa dia sudah sampai satu tahap untuk melarikan diri daripada aku dengan the shittest action - TUTUP HENPON.

Seumur hidup aku tak pernah melarikan diri daripada hutang so cowardly macam ni. Memang aku pernah alami zaman kejatuhan dan pernah ada hutang yang terpaksa dilangsaikan pada kawan-kawan, tapi aku gentlelady saja memberitahu mereka yang aku ada masalah dan terpaksa tangguh bayaran pada masa-masa lain. Tapi mamat sorang ni, ego tak pernah cakap ada problem, janji, janji, janji nak masuk petang ni, petang bawa ke malam dan malam bawa ke pagi esok, satu sen pun aku tak nampak dalam bank!

Ini bukan pasal RM 250 ok, still benda tu duit. Tapi pasal tanggungjawab dan keikhlasan kau dalam bersahabat.

Eh pleaselah!

Thursday, April 10, 2008

K.A.N.T.O.I

Suatu tengahari yang panas terik. Lokasi, seksyen 18 Shah Alam.


"Encik, ni apa?" aku bertanya dalam termengah-mengah.


Baru tak sampai 15 saat aku masuk ke dalam Maybank untuk keluar duit, seraya terlihat kartu MBSA tu menyebabkan badan aku hangin dan darah mendidih 100 darjah Celsius.


"Saman..." kata salah seorang encik tu dengan nawaitu nak bergurau. Masa-masa macam ni??? Sorrylah!!

"Encik saya dah masukkan 50 sen untuk parking walaupun saya masuk beberapa saat aje untuk ambik duit. Ini dalam keta ni tiketnya," aku dah tak sabar. Bila aku ikut peraturan dan in the end of the day aku didakwa dengan peraturan yang aku ikut, naturally flow darah aku akan segera ke kepala dan aku akan rasa nak blast off.

Ada dua orang encik. Encik A yang nak bergurau tak bertempat tadi cuma garu-garu kepala, tapi encik B tersenyum sinis, memberi petunjuk yang sama ada dia bakal menerima sergahan aku atau aku sendiri yang dah kantoi.

"Tau cik dapat saman kat mana?"

Aku angkat bahu.

"Tu masa kat CIMB tadi. Bukan kat sini," kata encik B sambil menahan gelak.

Aku yang dah siap bercekak pinggang hahahah memang terpanggung malu sendiri. Memang tadi aku parking di CIMB dulu sebelum ke Maybank. Tapi di CIMB cuma 2 saat saja urusan aku berbanding di Maybank 15 saat.

Rupanya dalam masa dua saat aje diorang buat kerja ya! Ah aku memang kantoi!!

P/s: Dik selalu benar disaman aku dah ada kekasih gelap di polis trafik seksyen 9.

Sunday, April 06, 2008

Pengakuan Sufiah


"Sufiah tidak melihat sudut yang buruk dalam kehidupan sebagai pelacur malah pernah membayangkan dirinya memegang watak seorang pekerja seks dalam sebuah drama televisyen."

Janganlah kata ini pekerjaan untuk mereka yang terdesak dalam hidup. Kalau nak seribu daya, apa sahaja boleh dilakukan di dunia ini untuk mendapatkan sesuap nasi selain daripada buka kain buka seluar.

Gadis segenius Sufiah, yang pernah berpendapatan RM8,500 sebulan (sebelum melacurkan diri) sebagai pembantu bahagian pentadbiran, tak mungkin berada dalam industri seks kerana tekanan hidupnya melampau. Benar dia ada hutang tertunggak, sewa rumah berbulan tidak berbayar, tetapi itu bukanlah sebab perdana kenapa dia memilih menjadi escort girl.

"Saya mempunyai kehidupan yang baik dan saya menguasai hidup saya sekarang. Saya tidak suka dengan pandangan bahawa pelacur dipergunakan. Ia adalah sesuatu yang tidak benar."

Ya, manusia yang menghargai jati diri dan menghormati maruahnya, tidak sesekali mahu terjebak dalam bidang yang diceburi Sufiah. Ibu-ibu miskin di Bangladesh dan sekitar pergunungan Kashmir mencari serpihan sampah untuk dijual sambil mengendong bayi kecil mereka agar sekeluarga dapat menikmati makan malam dengan rumah hanya bertemankan sebatang lilin.

Dalam keadaan yang sangat dhaif itu mungkin sesiapa juga terpaksa redha ibu-ibu malang tersebut harus bertelanjang untuk mendapatkan sedikit wang.

Sebaliknya, Sufiah merasakan "...diri saya seperti Julia Roberts dalam filem Pretty Woman,"

Dan bekas genius Matematik yang diterima masuk ke Oxford University ketika usia baru mencecah 13 menidakkan kemungkinan untuk dirinya berhenti melacur kerana "Saya meragui jika saya boleh kembali semula menjalani kehidupan biasa, menonton drama dan melakukan hubungan seks yang membosankan kerana saya sudah seronok dilayan seperti puteri,".

Dan tambahnya,

"Saya juga mempunyai ramai pelanggan kaya yang sanggup menawarkan apa sahaja serta memberikan pakaian mahal, pernah menaiki kapal mewah serta helikopter!"

Oh I don't blame you Sufiah! Ketika kecilnya dia dikurung berbelas jam di bilik khas supaya dapat concentrate dan perah otak imrovising her Maths bila anak-anak jiran lain sibuk di playground main dengan kawan-kawan.

Dia benci si ibu, dia meluat tengok ayahnya.

Berita tergempar menyusul kemudian bila dia lari dari rumah.

Ah sekarang dia peduli apa lagi!

*Excerpts taken from SINAR HARIAN/APR 07 2008

Saturday, April 05, 2008

B'day

It's a big B day for all of us, luckily aku takde apa plan yang menarik tahun ini melainkan melangsaikan beberapa jenis hutang piutang dan pastikan almari aku terisi satu dua benda branded yang bakal membuatkan aku teruja i.e belum beli apa-apa lagi. :)

Minggu lepas semua bersantai di Sunway, walaupun dihambat masa kerana aku mesti berada di office sebelum pkl 2, tapi hari tu seronok sungguh. Dua hari badan sakit-sakit kerana penangan ditelan sang buaya dan roller coaster buffalo ride yang railnya kecil saja tapi junamannya, sampai menutup mata. Dalam pada kelam kabut masih manageable ke office dengan wajah riang walaupun terpaksa bekerja seorang diri.


Hari ni masa yang terjengah seketika sempat la aku berlari ke pwtc melanggan midi (untuk mak dan kakak, and soon to come: for myself), ebaca untuk najmi dan irfan juga esiswa untuk fatin. Sayang kali ini kami tidak segah tahun lepas buat pameran dan jualan di dewan sendiri, tahun ini rasa lebih merrier bercampur dengan gerai-gerai lain - tapi populariti dan showmanship - maintain...tahun ni siap bertema hawaii lagi ya. One kind ini menyebabkan aku memang sayang sungguh dengan company ini. :)

Dan, oh ya, sekadar untuk berkongsi cerita dengan mereka yang tak suka basuh rambut sendiri kat rumah macam aku, ada sebuah salon yang aku pergi hari ini, layanannya boleh dikatakan first class. Seronoknya bila dia mencuci rambut kita bukan setakat sampai ke otak, malah ke hati dan seluruh ruang saraf. Ada extra service lagi: mengurut bahu dan badan. Memang sakit tapi syok. Tapi bila sampai di rumah dan tengok cermin aku rasa macam telah dibelasah cukup-cukup dengan rotan sebambu kat belakang badan. Lebam-lebam macam apa. Tapi still syok. Syoknya menyebabkan aku sanggup lari daripada salun-salun di seksyen 18 yang kebanyakannya cuci rambut asalkan boleh, sudahlah gitu tak sampai 10 minit dah dibilas. Bila blow macam tak cukup angin dan bila mahu diiron straight, ambik masa sampai 2 jam sambil aku termengaduh sakit lebih 10 kali, sebab stylistnya tak pandai handle straightening iron dengan betul. Teruk sungguh perangai stylist dan tokey kedai rambut melayu.

Lupa nak cerita, tambahan servis salon yang aku katakan tadi ialah, mencuci telinga! Ooii sampai nak tertidur-tidut rasanya!

Ya esok rasanya aku nak warna rambut pula di situ.

Friday, March 28, 2008

Menjadi Orang Seni

Aku ada kegemaran baru yang menyebabkan hari-hari aku di tempat keja jadi makin best, kalau tak berYouTube, aku bertv3 :)

Dah habis tengok Sindarela, aku layan Manjalara yang tak sempat aku follow tahun lepas. Bila dah habis tengok dua drama ni, entah tak tau nak tengok drama mana pulak. Terpaksalah pilih Air Mata Maria pulak :p.

Bukannya nak tengok sangat, tapi bila aku tertekan episod 7, ada satu benda dalam drama ni yang menyebabkan aku terkenang zaman lampau ketika bergelar artis...wah boleh gitew...ya lokasi penggambaran drama ni, sebuah banglo di Gombak. Masih macam tulah rumah tu sejak aku berlakon dalam 6 tahun lepas, still cantik dan tersergam indah.

Walaupun masa tu tak dibayar sesen pun, kecuali dihulur boss aku duit minyak, banyak jugak experience merepek yang aku dapat masa jadi pelakon tambahan. Firstly of courselah berciom molot dengan pelakon-pelakon utama, then aku belajar one thing; kalau sekarang ternampak pelakon-pelakon cun yang tak pandai sangat berlakon, I won't blame them. See, it's not easy to be an actor/actress okay!

Aku teringat bila disuruh buat aksi dan mimik muka bila penjahat yang merupakan bekas bf Julia ditangkap polis. Director kata, ini suratkhabar, pegi kat gate amik suratkhabar, baca, buat muka terkejut, lepas tu berlari-lari anak ke dalam umah sambil menjerit, "Cik Julia, Cik Julia!" sampailah Wardina turun tangga dan bertanya, "Ada apa mimi?". Tunjukkan suratkhabar pada Julia, dan pandang muka dia. Cut!

Arahan diberi tulah sekali dan expectation diorang; pandai-pandai kaulah. Magicnya hari tu aku berjaya buat muka shocked seperti yang dikehendaki tanpa satu mistake pun, malah tak membazir tape sebab aku tak yah react. Petuanya satu je aku belajar daripada Wardina, takyah peduli apa diorang nak cakap, feel macam apa yang bakal berlaku adalah real and shoot!

Dalam hati debarnya Allah aje yang tahu bila camera memang focus muka aku dari jarak berapa inci je, sebab yang dorang nak tengok adalah reaksi terkejut aku. Kena pulak ada krew yang kaki sakat, diketawanya kita dari jauh. Dan bila aku realized yang disekeliling aku adalah orang, orang, orang dan ramai orang yang mensilentkan diri untuk tengok aku berlakon, memang rasa sendiri mahu cakap 'cut!' dan lepas tu lari kuat-kuat dan tutup muka. Malu!!! Hey ingat senang ke jadi pelakon??!

Kalau diingat-ingatkan memang azab, dan nasib baik aku tak payah lalui kesemua benda tu lagi. Itu zaman boss terdesak, nak buat macamana.

Tapi berita baik yang buat aku selalu senyum masa tu, ramai yang noticed aku adalah mimi dalam julia, sebab orang gaji julia tu memang cute! :)

Saturday, March 22, 2008

Sawang Bersih

Sekarang rumah saya dah bersih daripada sawang!

Kisah sedih. Terbaca blog seorang kenalan yang pernah rapat dulu, tapi telah aku nyahkan dari jiwa aku. Alahai nasib...aku kesian dengan ceritanya. Bukan nak buang balik paku buah keras, tapi aku dah kata dulu. Berulang-ulang kali sampai dia jemu. Hidup ni karma.

What comes around goes around sayang....

Yang comes around, adalah hidup dahulu kalanya yang terpaksa dia lalui semula. Bangun seawal pukul lima pagi, hidup berkejaran bas after another di Central Market.

Keluhan hidup seperti, i quote (verbatim), "Siapa yang peduli pada aku? Who cares about me?"...

Kemerepekan yang tak habis-habis, i quote (nonverbatim), "I wanna stay in the UK"...sigh...

Karma!

What goes around adalah sikapnya yang masih tak mahu berubah, thinking she is wise, and wiser each day...

Karma!

Aku, yang pernah dikatanya manusia 'assalamualaikum', merasa sangat gembira kalau sekali sahaja dalam hidupnya setahun ini selepas dihempuk keluar from what she described as 'the place', hantar sepatah sms kepada aku mengucapkan takziah bahawa karma yang aku katakan dulu salah.

Damn bl**dy sister...ops...language!!

Sawang

Ya betul kata Areyoung, blog akak ni memang dah bersawang. Sawang-sawangnya memang tak dapat dilihat, tapi aku dapat rasa bila muka dan hidung sudah mula gatal-gatal, dan bibir mengetap-ngetap menahan geram. Itu petanda sesuatu perlu direcord!

Pertama, tergamaknya nama Alex disebut-sebut lagi di depan aku. Syaitan Filipina yang pernah kena penampar sulung aku tu memang tak serik-serik. Dah dikoyakkan passportnya pun masih ada hati nak mengendeng-ngendeng. Yang si jantan pulak entah hapa diharapkan dengan perempuan murah yang hand bagnya penuh berisi g-string saja, dan hand phonenye direload oleh pelanggan. Beyatch!!!!

Nway, kau dengan si syaitan tu dua-dua boleh berambus.

Ya sebetulnya aku memang malas nak cerita apa-apa lagi pasa kaduk dua ekor ni, kerana bila darah aku mendidih, aku boleh sampai tahap bagi penampar kedua pada betina jalang tu, dan bongkar operasi pelacuran geng-geng filipinonya kepada Sinar Harian. Hahaha!! Jangan ingat rambut aku rebonding aku tak evil. Persetankan segala kekecewaan hati sekarang kerana sekarang adalah masa untuk aku jadi survivor dan jimat tears supaya mata aku tak senang berkedut.

Jantan tu ingat aku tak boleh tidur lena tanpa cintanya padahal setiap malam sekarang aku berdengkur dengan aman dan bila sedar aku bersyukur pada Allah kerana aku masih seorang pejuang yang kuat semangat. Si mangkuk tu langsung tak kenang jasa-jasa aku bila dia balik kampung sebulan dua bulan lepas. Dik kerana kasih aku berabis rm50 sehari yang jumlah minit untuk bercakap hanya setengah jam. Kerana pure love kononnya aku berlari ke western union bila dia kata dia perlu sedikit dollar.

Jantan keparat, kau bernasib baik aku wanita bekerjaya yang tak kisah pasal duit dan ada duit. Sekarang pegi mampuslah kau dengan betina filipina tak sedar dik untung tu, fuck her so hard and see where will she lead you...muahaha...nak reload sebulan rm10 pun terpaksa call kau, heh...bloody wh*re!

(Err...ya entry yang terkena sawang memang begini...Sekarang sawang dah bersih nanti it will be okay! :) )

Friday, March 07, 2008

Selamat mengundi semua!

Seronok jadi anak merdeka? Kalau nak kita terus aman damai dan berada dalam negara yang comfortly peaceful, Malaysia Truly Asia kita ni, ya silakanlah keluar mengundi beramai-ramai esok, dan ayat cliche aku, buatlah piihan yang bijak!

Pada aku esok lebih kepada reunion keluarga, lepas lima-enam bulan tak berjumpa dengan kakak dan anak-anak buah, dan tahun ke berapa (haha) tak berjumpa dengan abang sulung aku, itupun kalau dia ada hati nak balik kampung esok.

Selebihnya esok adalah hari nak tengok pelbagai bentuk ragam manusia, sudah semestinya beratur panjang di sekolah, dan disebabkan itu aku telah membeli beberapa helai baju untuk digayakan. Hampeh betul macam nak raya! Sadly I won't be able to reunite with my team di office, yang semuanya akan standby dan berhempas pulang untuk results pilihan raya. Rasakanlah pulak ye, ari tu masa raya aku pun dah berkorban datang awal :P

Tuesday, February 19, 2008

Tergamaknya...


Dalam dunia ni semua boleh jadi.

Apakah tanggungjawab yang harus dilaksanakan kanak-kanak cilik ini setelah diijabkabulkan dengan 'suami' (tercinta)nya?

Ya kalau kau dengan kau, dan aku dengan kaum sejenis aku berkahwin, sudah tidak menjadi persoalan besar pada zaman sekarang, adakah kepercayaan berkahwin dengan anjing akan diterima?

Well...how civilized...

(Aku hanya terfikir-fikir tentang nasib gadis berusia 7 tahun ini, Pushpa namanya, yang dikahwinkan di India semata-mata kerana gigi di gusi bahagian atas berkarat. Menurut kepercayaan orang tua-tua di kampung Pushpa, gigi atas yang rotten itu petanda dia di bawah pengaruh syaitan. Dan spirit of evil itu boleh diget rid jika Pushpa dikahwinkan dengan anjing.)

Kasihan si Pushpa jika si suami mahu kemahuannya dipenuhi...awwww....

Wednesday, January 30, 2008

Silap di mana

Entah di mana silapnya, dia membuatkan aku terluka. Sekali lagi.
Setelah semua pengorbanan ni, berbaloikah?

Tuesday, January 29, 2008

Aliran Baru

Di usia emas seperti aku ini, ya memang agak kurang sesuai untuk bergomol dengan lagu-lagu hip hop lagi. Walaupun apalah salahnya, tetapi sudah resmi manusia, bila masuk pada satu tahap usia, betapa enakpun Beyonce atau Rihanna, atau bestnya berdansa dengan irama in da club 50 cent, tetap mahu satu rentak yang beri 'soul' pada diri.
Ya, soul dan jiwa kematangan yang aku mahu ada pada album ini: Hadiah Daripada Hati Dato' Siti Nurhaliza. Sudah sebulan aku beli, terstore elok sahaja dalam kereta, kerana setiap kali balik pada pukul 11.30 malam aku hanya mahu irama yang tak buat mata mengantuk supaya selamat sampai ke rumah (Astaghfirullah, kan bapak dah pesan pasang lagu-lagu Zikrullah!) :P

Tetapi hari ini intentionally memberi space kepada siti menghiburkan aku, dan ya, album ini jelas memberi sesuatu yang....mengetuk-ngetuk di hati. Memang siti honest ketika terlintas di benaknya untuk memberikan tajuk album ini 'hadiah daripada hati' kerana memang soulnya di situ. Dan easily to figure out yang siti not bad dalam tatabahasa, sebab aku pasti artis lain kalau ya pun nak beri tajuk, akan menamakan album ini 'hadiah dari hati'. Ah kau faham tak apa maksud aku?

Ya siti dapat A1 dalam kertas BM spm 1997 dulu. So, no wonderlah...

Katanya....melawan kesepian...

"apapun yang terjadi, berjalanlah tanpa henti
airmata yang tertahan, waktu untuk dijatuhkan

nanti kita kan tahu, betapa bijaknya hidup
sepahit apa pun ini, pelajaran yang bererti

semoga kepergianmu tak akan merubah apa pun
semoga mampu ku lawan kesepianku...."

Hmm melodinya...ya dengarkan saja!

Wednesday, January 23, 2008

It's my 10,800th day


More than words to say...it's my happiest day!
Happy 30th birthday, dell!

Tuesday, January 22, 2008

Impian ke 30

Sebut pasal impian memang tidak ada tokoh terbaik selain ayah aku sendiri.

Ya impiannya semenjak meninggalkan Kem Terendak pada usia 41 tahun adalah untuk tinggal di kawasan suburbia dengan kawan-kawan sekampung, mungkin jadi nelayan, penoreh getah atau penarik kelapa sawit berjaya.

Ada saudara mara yang giat suruh ayah aku jadi pengawal keselamatan.

Tapi sebagai seorang ayah yang anak sulungnya di Australia, anak keduanya di asrama penuh dan anak bongsu (ehem ehem) yang baru nak masuk darjah satu, keputusan untuk menjadi semua yang disebut di atas adalah nahi mungkin. Atas kudrat yang ada ayah aku percaya ada satu perkara kuat yang boleh dilakukan sehingga selepas 22 tahun setelah tarikh pencennya itu, yes, he is the man of the family, the saga of my generation, the gem...

Perkara kuat itu adalah sesuatu yang menjadikan ayah aku seorang yang kuat. Prinsipnya mudah, buat sesuatu yang belum ada orang lain lakukan. Walaupun untuk mencapai cita-cita murni itu aku sampai ditinggal ayah ibu kadang-kadang seharian, malah berhari-hari, tetapi aku tak melatah jadi budak mengada-ngada dengan mengatakan ibu dan ayah aku tidak memberi cukup kasih sayang.

Setelah 22 tahun, ayah aku jadi seorang yang sangat berjaya, walaupun aku jadi anaknya yang paling malang kerana turun naik dalam hidup terlalu kerap, sehingga hampir aku dicampak keluar daripada generasi Mohamed Ali, tetapi ayah aku percaya satu perkara yang pasti membuat aku berjaya: Perkara kuat.

Setelah membuang masa hampir sepuluh tahun, barulah dalam usia nak menginjak 30 ini aku sedar yang aku jugak sudah ada perkara kuat yang hendak dilakukan. Biasalah menjadi aku, aku jarang mendengar kata hati, tetapi lebih kepada pemerhatian pada laluan masa hadapan dan praktikalnya sesuatu dilakukan pada masa ini. Dan jawapannya aku sudah temui, aku bukanlah hendak mengejar kekayaan, cukuplah membuat diri sendiri puas dan impress.

Esok ulang tahun ke 30, ya aku berjanji pada diri sendiri untuk akhirnya, menjadi aku. Aku bukanlah orang yang obses sangat to make things happen, tapi aku akan kerja keras untuk capai apa yang aku mahu.

Ya dan aku tidak peduli kataan orang, kerana orang-orang tahunya apa? Pernahkah orang tahu aku mengira syiling yang ada di waktu susah? Pernahkah orang ambik tahu aku menangis di rumah sambil makan maggi kerana itu sajalah makanan terbaik untuk aku pada masa itu? Atau pernahkah orang tahu aku haus sangat sampai terpaksa mengisi penuh bekas air mineral botol besar terpakai dengan bayaran 20 sen - ambil di mesin air depan 7 eleven di seksyen 18?

Semua itu kisah yang orang tak mahu tahu dan tak mahu kisah. Itu kisah kesilapan bila aku tak mahu belajar daripada kesilapan. Itu khilaf yang aku tak pernah kisah nak membetulkannya sampailah orang ketuk kepala aku dari belakang jadi berdarah-darah - dan bila aku tengok darah tu betul aku yang punya, barulah aku realize yang aku telah buat silap.

Sudah 29 impian aku terlepas. Impian ke-30 ini pasti akan ada dalam genggaman!

Sunday, January 20, 2008

Semoga ditunjukkan jalan...

Setalah lebih 30 kali terpanggil-panggil nama kami, ya aku akhirnya benarkan dia masuk punggah semua harta benda dia yang tak tak seberapa tu untuk dibawa keluar.

"Kosong-kosong ok kak!"

Huh, terkesima dan terludah dalam hati. Kosong-kosong!! Sedar tak apa yang kau cakap ni? Yang kosongnya kau, bukan aku. Yang ruginya kau, bukan aku. Tapi aku bukan budak darjah empat yang cakap dengan kawan-kawan dia "kosong kosong ok" sebagai tanda dah takde dosa antara kita lepas hari raya aidilfitri.

Man, u r so childish!

Belum pernah aku jumpa, seseorang yang apabila bertemu mereka yang berpangkat kakak, menjawab dengan luhur dan meminta kemaafan pada setiap kesalahan, bukan terjah dan anggap 'kosong-kosong' sudah memadai!

Dia datang dengan seseorang yang, descriptionnya begini: dia bukan melayu. Ah tapi dia bukan si nigga dan cakap melayu dengan lancar. Dengan post-script yang telah dirancang masa dalam kereta sebelum aku sampai, si bukan melayu itu kata, dia adalah abang kepada kawan bukan melayu kepada si gadis cengeng itu. Wah lancar ni bercakap yang adik dia ada di kolej di pj, dan dia tinggal di ampang.

Aku angguk sekali bukan makna aku tertipu, tapi berdoa dalam hati Allah rabakkan mulut kau atas penipuan yang nampak luhur tu.

Teka apa?

Jahat seperti kau sangat cliche dan zaman 70-an lagi orang dah buat. Dan nasib baik si cengeng tu tertinggal handphone (memang tak pernah pandai jaga harta benda sendiri, wonder why u lost ur expensive nokia phone recently!), dan berkat tengok helah desperate housewives season 1-4 yang aku ulang tayang setiap hari tanpa rasa jemu sebelum gi kerja, dengan pantas aku check nama si bukan melayu itu, nombornya dan sms-smsnya.

Huh, kalau dia abang kepada kawan kau, buat apa smsnya berbaur rindu!

Dan buat apa dia cakap i love you!

Nombor sahabat lama dia cepat-cepat aku dail, dan ya, my instinct is always, always the best.

Jejaka bukan melayu tu baru tiga hari dia kenal and...wtf...aku peduli apakan...

Kadang-kadang tersergah rasa menyesal bila terkenang yang aku pernah anggap dia macam adik sendiri. Eh jadi anak bongsu lah jugak the best!!

Well, she's officially out, from my life, yes of course ada benda baik yang dia buat, well she's a human, can never be perfect. She's a good girl too, tapi jumped to the conclusion that she's a good girl gone bad...jadi rihanna lah kononnya...

I will never expect any perfection, I ain't good, more or less sama saja, cuma janganlah jadi slut jalanan.

Kalau jantan jenis ni boleh, jantan jenis tu angkut, jantan gitu kau belasah, jantan gini kau ikut...then what a life...

Friday, January 18, 2008

Rumah Neraka??

Well, something to be shared...

Percaya tak dalam dunia ni ada makhluk yang langsung tak nakkan perubahan (yang lebih baik!)and he/she thinks that apa yang dia dah ada is more than enough, because she thinks she is wiser than any other makhluk on the earth...

I must say your outerlook is absolutely nothing, without a brain okay. And sorrylah, because you can't even sell your face yang tak secantik mana tu, then a human like you is probably...zero.

Ada seorang makhluk yang aku kenal degilnya to the max, and sadly dia ingat dia wise but 100 percent a rubbish. Dia tak boleh terima nasihat, says no to any teguran and makes a final conclusion in blink of eyes without even thinking a second! Oh yes, katanya dia mahu balik pada kehidupan lama/lampau/jahiliah yang dipenuhi keseronokan, kawan-kawan sporting, open bottles, clubbing...bla bla bla...and tertutup hati membuat sesuatu yang memberi kepuasan dalam diri.

Oh katanya dia tak mahu dikelilingi oleh orang-orang yang berpenampilan 'assalamualaikum' and rumah yang ada ayat-ayat suci al-Quran, menyimpan Quran serta surah Yasin, dilagukan kalimah-kalimah suci setiap kali tuan rumah datang bertandang...disifatkan budak gila ni sebagai rumah neraka...

Subhanallah....

Girl, I'm so done, thank you very much of few months experiences of taking care of you...and wtf...get the hell out of my life...

I just have a good faith satu hari dia pasti akan datang, tak payah nak bawak apa-apa, cuma she's gonna whisper to my ear:

"Sis, what u said was rite!"

Finally a good decison...

Everybody...I'm back!!!

Selamat tahun baru semua!

Semua orang nak tahun ni jadi sesuatu yang lain. Semua nak jadi lain daripada yang lain, and yet still we are here, tunggu apa lagi?

Well I have a good news to everybody, okay lets not be too rich, but hey, kan best sentiasa ada duit dalam poket? And rungutan-rungutan seperti:

1. huh? makan mcd? tengah bulan okay....
2. syukur jelah apa yang ada....
3. bayar dapat gaji boleh tak?

so the cliche kan?? well this is the year that we have to avoid all these phrases, and before we get too tired of daily routine that doesn't give us a penny more, well why don't us make a move and plan of something?

Just something to be shared...stay alert....

Monday, December 24, 2007

Ada Sesuatu

2007 telah mengajar aku satu perkara, berhati-hati dalam membuat apa sahaja perkara. Apa sahaja.

Jadi ada perkara-perkara yang aku dah hentikan terus, dan ada perkara-perkara yang telah membangkitkan semangat aku.

Menjelang 2008 ada dua perkara yang aku ingin sangat dalam hidup telah tercapai. Satu, aku dah ada duit sket berkat kerja keras dan sedikit kerja tambahan.

Dua, ya, MAT aku telah selamat jatuh ke tangan entah siapa, minta maaf encik MAT bukannya saya sengaja, tapi karenah encik MAT telah menyebabkan poket saya sentiasa kering setiap bulan. :(

MAT sentiasa satu kenangan terindah untuk aku, juga ada beberapa kenangan terpahit, tapi dah pergi dibawa si MAT dan aku pun tak mahu kenang apa-apa lagi.

Hanya berharap encik MBB akan menjaga aku dengan lebih baik!

Ada beberapa impian yang aku ingin, dan aku akan pastikan tercapai tahun depan dan menjelang usia warga emas - tuan-tuan dan puan-puan, proudly to announce, I'm turning to 30 very soon :)

Kisah cinta, ya masih belum berakhir, masih dengan si dulu-dulu juga kerana sudah jati diri aku tidak suka bertukar-tukar pasangan. Ya selagi dia mengambil berat, apa salahnya. Sudah beratus-ratus kali dalam masa dua tahun bergaduh entah apa-apa, ini sudah berbulan-bulan perkara itu berhenti sendiri, rasanya sudah ada chemistry yang masuk antara kami.

Aku percaya cinta yang rapuh, bila berselisih faham sekali akan terus retakkan hubungan. Pecah dan mungkin berpisah.

Tapi aku berkali-kali jatuh retak, pecah, dia datang dan gam semula retak itu, lepas tu hempas aku lagi sampai retak seribu, pun dia masih boleh gam semula retak itu.

Well, siapa berani gamkan aku semula yang telah retak beribu-ribu? Hanya dia.

Jadi aku biarkan dia hadir, dan bila dia pergi tanpa perasaan, aku tahu aku dah tak diperlukan.

Tapi hari tu di KLIA, bila dia hendak melangkah dan bisik satu perkara, kita soulmate selamanya, katanya, ya biarlah aku bagi dia peluang itu. Tunggu dan lihat.

Kalau dia tak kembali pun, aku masih ada banyak aturan hidup yang hendak diuruskan.

Dan kalau dia show up, well aku masih ada orang yang hendak dicinta!

Life is so fair when u being fair.

So i'll take the risk and move on.

Saturday, December 01, 2007

My full swing

Kembali!

Beberapa keputusan hampir dibuat, tutup blog ni, jangan menulis lagi, buka blog baru dan entah apa-apa lagilah. Ada dua tiga kejadian yang telah membuatkan aku separuh onar, lantas mengucapkan selamat tinggal pada dunia chatting, friendster, myspace, etc. Tidak bukan bawah hasutan sesiapa, rupa-rupanya bila aku salah langkah, jadi mangsa dunia cyber rupanya sakit pedih dan buat aku sesak nafas.

Kawan-kawan, sekarang saya dibuka semula!

Good news, i'm a better person now, fully motivated, highly spirited and happy always.

Manusia-manusia yang telah membuat percubaan gila untuk menjatuhkan aku, aku pasti telah berada di level paling bawah dalam hidup diorang sekarang. Ya aku bukanlah sasaran untuk khianat kamu, kamu dan kamu, bukan. Aku tak pernah hancurkan hati sesiapa, jika pun ada yang terluka, pasti takkan ragu-ragu memaafkan kerana aku manusia paling telus, paling mudah.

Thursday, October 11, 2007

Syawal ini...

Berkat sokongan dan motivasi rakan-rakan, syawal ini:

- Insya Allah, aku lebih tabah. Malam ini aku tak sabar nak balik kampung untuk berhari raya, so free, tak payah nak call sesiapa minta izin untuk balik, tak payah nak meyakinkan sesiapa supaya 'do not be jealous' - ahhh...to hell with you ok

- Ya tak perlu minta sesiapa buatkan air penawar, kerana rupanya penyejuk hati dan penenang jiwa itu ada dalam diri aku sendiri - Suzie, u r rite.

- Aku rasa sangat organized - sangat-sangat - tak de apa pun yang tertinggal dalam list hari raya aku!

Alhamdulillah, aku telah mendapat diri aku semula. Takde siapa boleh memburu dan mencederakan aku lagi, coz im so much on my own now.

Selamat hari raya dan maaf zahir batin semua!

Tuesday, October 09, 2007

Bantu

Aku hanya insan lemah yang kuat semangat, tetapi sering kalah dengan pujukan.

Ikhlas, aku betul2 ingin bantuan!

Teman berbicara, beri nasihat dan pandangan, bantulah aku!

017 618 4801!

Hilang akal

Tak, aku bukan nak meraih simpati. Sekadar iktibar untuk semua.

Tak ramai yang tahu, aku seorang kekasih terdera.

Ya, mental dan fizikal.

Bila kepala dihentak-hentak dengan kasut, seraya tangan menggeletar dan kepala menggeleng-geleng, juga mulut tergagap-gagap menjerit 'jangan! jangan! sakit! sakit!' - kau fikir ini apa? Drama swasta?

Pisau pemotong daging didekatkan ke kulit aku, ya aku masih hidup, tetapi dia terlupa hentakannya kuat (walaupun sekadar menghentak belakang pisau), aku mengalami pendarahan di bahagian lutut.

Juga, lebam-lebam di tangan.


Cincin yang aku pakai kemek, tidak boleh dikeluarkan daripada jari manis tangan kiri aku, telah mengclog darah aku di situ sehingga jari menjadi biru.

Cincin kemek itu cukup menggambarkan betapa kuatnya kasut itu dihentak di tangan aku yang ketika itu menutup kepala.

Aku tidak pasti sama ada aku mengalami pendarahan dalaman di kepala, kerana di saat aku menulis ini, aku masih rasional dan waras.

Dan, airmata sudah kering. Suara aku tak kedengaran lagi.

Kenapa aku terdera?

Hanya kerana aku meminta dengan nada sayu dan lemah lembut supaya dia melepaskan aku dengan baik, mungkin kita hanya bagus sebagai kawan.

Setelah apa yang aku temui dalam sms (sent items) adalah benar daripada dia, tarikhnya belum jauh dari hari ini.


Dia meminta seorang wanita datang ke rumah mengisi kesunyiannya, dan wanita itu... know who bila dia sendiri seorang manwhore...lantas wanitanya siapa?

Jelak aku membacanya...dia kata dia cinta perempuan tu.

Seperti dia berkata cinta kepada aku.

Dia lelaki curang, dan langsung tidak mahu mengakuinya, walaupun aku berjanji tidak berang dengan sebarang pengakuan ikhlas.

Sebaliknya aku yang tidak berdosa apa, ditangan-tangan, ditarah-tarah, dan tuduhannya berbalik kepada aku - kerana dia nak menutup kesilapan diri dia sendiri.

Bila aku sudah jadi separuh onar, kepala pusing, muka tidak serupa orang - benar aku hampir HILANG AKAL - dia menghampiri aku dengan romantis, sambil membisikkan, "I'm sorry".

Kawan-kawan, ini adalah episod berdarah dalam kamus hidup aku Ramadan ini.

Kalau ada niat ingin bertemankan seorang warga asing, belajarlah daripada pengalaman seorang aku.


Ya Allah, aku hambamu yang lemah...

Thursday, October 04, 2007

SABAR

Senang kan nak cakap sabar? Tapi bahu yang memikul akan lebih maklum. Aku pun manusia jenis manusia yang sangat bersabar, malah sudah setahun lebih. Tapi kalau dia spesies yang itu itu juga, dan yang dia mahu itu itu juga, habis ke mana seharusnya haluan aku? Terima dan diam? Maafkan?

Bila dia kembali dengan muka kesian, tapi bukti-bukti jelas dia memperlekehkan aku dan kesetiaan yang aku bina kerana dia - bukti itu bersepah-sepah. Orang berhati kotor takkan boleh bersembunyi. Aibnya merata-rata.

Tapi aku bertuah dia bukan milik aku yang hakiki. Disebabkan itu aku selamat membawa diri ke haluan yang aku suka.

Tapi, di luar sana, ramai berada dalam situasi aku tapi terikat kerana status diri.

Sabarlah, dan sedar anda semua berada di posisi terbaik.

The best woman wins okay!

Sunday, September 30, 2007

Kau cari lagi

Entahlah apa yang merasuk dia.

Aku dah lebih daripada 500 kali mengalah, dan kali ni sudah sampai tahap letih.

Apa lagi hendak diharapkan bila orang yang kau sayang menuduh kau tanpa sebab, bereaksi macam budak-budak:
1. Dia tak call, tapi dia kata aku tak angkat telefon. Dan mula berprasangka molok-molok.
2. Dia hilang barang, dia kata aku yang ambik. Telah lepas isu tu, dia masih mengulang-tanya - kau kan yang ambik barang2 tu?
3. Dia kata aku ada hubungan dengan kawan baik dia.
Huh??

Aku lebih merasakan yang dia telah hilang akal, atau buat semua ni supaya aku angkat kaki.

Mungkin dia dah ada orang baru.

Well, kau yang kejar aku termengah-mengah dengan orang ketiga dan orang keempat minggu lepas!

Kau yang janji takkan buat apa-apalah lagi.

Sekarang kau nak apa?

P/S: apa lagi yang perlu aku perbuat? Sabar tidak mungkin sebab jika anda semua berada di kasut saya, anda akan tahu betapa siksanya mencari dan menjadi sabar dengan manusia seperti dia. Oh saya perlukan ketenangan!

Tuesday, September 18, 2007

Once a manwhore...

Kalaula boleh aku menyumpah di bulan puasa ni...ya aku teringin nak melakukannya (walaupun pahala puasa akan berkurang)!

B.*.B*!!

Itulah perkataan yang paling perfect untuk seorang lelaki yang tidak menghargai wanitanya yang setia!

Tapi, apa gunanya kan, sebab kau memang tak guna!

Apa guna berkias-kias, hati aku telah tersiat.

Dalam sangat!!

Saturday, September 15, 2007

t.a.g.g.e.d

Gitulah rupanya mende alah tag mengetag ni yek...hoyee....and i'm gladly to write five things about:

5 things in my handbag/bag :
i. lipgloss
ii. a bling-bling pen siap ada loceng
iii. shrek III note book
iv. my 2 phones
v. my conventional organizer

5 things in my purse :
i. MY card
ii. Driving licence
iii. AAM card
iv. Credit card
v. Discount card Lovely Lace

5 favourite things in my favourite room:
i. my wardobe
ii. collections of my giordano t shirts
iii. my comforter
iv. my magazines baca buat tido
v. my aromatherapy candle of teddy dreams

5 things I would like/love to do :
i. tukaq keta baru
ii. beli hangbag LV mmm...original
iii. Visit Universal Studio
iv. gi umrah lagi with the whole family
v. kahwin..kot!

5 things I’m currently doing :
i. menaip ni sambil tengok ulangan anugerah ERA entah kali ke berapa
ii. pasang lagu Like This Kelly Rowland kat headphone
iii. sambil tarik-tarik rambut jugak
iv. terfikir malam ni cerekarama citer apa
v. terfikir "e, adakah kau dah betul-betul hensap??" huhu....

And dengan bangganya i'm tagging my lovely friends...areyoung, meen zuleyka, nanie jom, kak eb and apai....cepat penuhkan blog anda...huhu....

Tuesday, September 11, 2007

Satu tahap

Kau biasa kena tipu sampai pada satu tahap kau bosan tengok muka dia?

Dia kata aku buat jahat sedangkan si devil itu adalah dia!

Memang Tuhan akan bagi kau satu percubaan maha hebat. Nantikanlah.

Saturday, September 08, 2007

GANTUNG

kuharus menemui cintaku
mencari tahu hubungi kita
apa masih atau telah berakhir

kau menggantungkan hubungan ini
kau diamkan aku tanpa sebab
mahunya apa
kuharus bagaimana
kasih...

sampai kapan kau gantung
cerita cintaku
memberi harapan
hingga mungkin ku tak sanggup lagi
dan meninggalkan dirimu

detik-detik waktu pun terbuang
tegarnya kau menggantung cintaku
bicaralah
biar semua pasti...

dan bunga hubungan cinta denganmu
membuatku sakit
hingga mungkin ku tak sanggup lagi
dan meninggalkan dirimu...


Pedih meninggalkan cinta, tapi aku lebih bahagia. Tak seharusnya aku biarkan kepala diinjak-injak, kerana kesudahannya apa? Derita hati, siksa jiwa. Dia seharusnya aku jauhi sejak entah bila! Hati delly...sabarlah...

Monday, September 03, 2007

Sudah....

Apa yang aku tulis sebelum ni harap abaikan saja ya.

Wrong timing!

Dia dah kawin daaaa...... :(

Thursday, August 30, 2007

Ya, aku suka!

Renungannya, kadang-kadang buat jantung aku berdegup kencang.

Gurauannya, ah aku jadi tak keruan kekadang...

Bila dia rapat, ya aku rasa makin ingin dihimpit.

Bila dia tidak muncul, mmm...kau cuti ke hari ni?? :(

Hati aku telah dicuit, betul!

Entahlah, setelah bertahun-tahun, budak Melayu yang ini telah membuatkan lena aku penuh senyum, ya mandi aku basah sangat...

Tapi, nakke dia kat aku yang fat n ugly ni?

Sigh....

(P/s sekeping hati...hanya memuji...)

Saturday, August 18, 2007

Huhu...tak livelynya!

Oklah, memang aku boleh masuk office sesuka hati, balik juga sesuka hati bila kerja selesai, dikelilingi lelaki-lelaki yang menggembirakan (aww!!) dan berpakaian tak payah nak ikut kertas undang-undang yang HRD keluarkan.

Nampak macam I'm enjoying life so much tapi Ya Allah, sebalnya perasaan hanya Allah sajalah yang tahu!

Bila balik rumah aktiviti utama selepas berborak adalah tidur, dan bila matahari naik, aktiviti seterusnya ialah pergi kerja. Camtulah hari-hari sampai nak muntah.

Aduh memang rasa nak muntah sekarang, apakah kitaran hidup aku selamanya macam ni? Tak bermasyarakat, tak jumpa orang lagi, tak makan sama member2 lama, takleh nak gossip dengan kawan-kawan lama.....

Aku dah tiba pada fasa jemu!!

Tidak!!!!!

Friday, August 17, 2007

Cerita merdeka 2

Oh ya ada satu cerita tentang hal yang sama - keberantakan institusi keluarga hari ini.

Tapi ni seperti yang diceritakan oleh seorang kenalan yang kerja di sebuah salon rambut. Kisah tuan punya salon tulah.

Kadang2 adik yang baru belajar kat form 5 tu ada jugak wash n blow rambut aku. Tapi setiap kali tulah aku tertanya2, betul ke kau anak tuan punya salon? Dengan muka tak bersinar, lebam je, suka cakap benda merepek dan selalu tak fokus.

Kesangsian aku terjawab bila aku tau rupanya dia anak yang sengsara.

Memang, dia nakal sebab dia selalu mencuri duit orang, bercakap bohong tak kira tempat, degil, cengih dan apa sahajalah untuk describe tentang budak perempuan yang tak hormat orang tua.

Tau kenapa begitu?

Familynya berantakan, ada bapak yang baik hemat, tapi mak seorang betrayer. Mak dia ada bf lain, yang kerja sama di office dia, dan sesekali kalau nak 'bermanja' mereka akan ke salon dan konon2nya lelaki tu nak buat facial.

Lepas tu pintu bilik rawatan facial akan ditutup, dan drama entah apa-apa saja berlaku dalam bilik tu.

Tahu apa ya? Semuanya in the eyes of anak perempuannya yang malang tu. Dia menjadi saksi, tapi tak mampu berkata apa.

Sebab apa ya?

Mulutnya yang nakal tu disumbat duit rasuah. "Nanti mak belikan ini, nanti mak belikan itu, jangan bagitau ayah ok?".

So what do we expect??

Dan ya, jangan terperanjat sebab emaknya juga pernah dia suruh dia berhenti sekolah saja, sebab nanti "kau belajar tinggi-tinggi pun, siapa nak jaga salon tu".

Padahal jirannya yang jugak bukak salon, anak dia sangat succesful, belajar sampai ke UIA, sekarang jadi pengacara cun kat TV3.

Tak paham kenapa ada mak-mak yang ada vision macam ni, maksud aku, eh kau sendiri bekerjaya hebat, berpelajaran tinggi, and you do not want your daughter to bu successful like u??

Really, entahlah!

Cerita merdeka

Jarang, dah lama tak tengok tv. Tapi Alhamdulillah bila sesekali tengok, memang cerita-cerita yang best.

Ada satu doku yang menarik perhatian aku, tentang jalan-jalan yang biasa kita lalu di waktu siang untuk membeli-belah.

Well, semua orang tau apa yang ada kat off jalan chow kit in the nite. I mean, very late in the nite.

Tapi I'm not going to talk about those perempuan, tapi anak-anak depa.

Kita tau ke yang ada bebudak berusia dalam lingkungan 5-11 tahun akan bermain sampai penat dari pukul 10 malam membawa ke pukul 3-4 pagi, pendek kata, sampai mak mereka 'habis waktu bekerja'?

Kesian, kan? Dan lagi mencurah simpati aku bila budak2 ni menjawab dengan sejujur-jujurnya pada wartawan bertugas siri dokumentari kat tv 9 tu, "Saya nak sekolah tapi mak tak bagi. Tak ada surat beranak. Hari-hari tanya mak, tapi mak kata tak payah."

Kita doklah tonton CNN, Aljazeera apa kejadah lagi tentang apa yang buruk berlaku kat negara lain. Tapi kat negara sendiri, tak payah jauh pun, lorong-lorong di Kuala Lumpur sahaja ya, adanya kedhaifan yang entahlah nak dikategorikan sebagai apa - memalukan? memualkan? menyedihkan?

Yang menyedihkan adalah si anak-anak tu, tapi yang memualkan adalah si emaknya.

Oklah, kalau kita interview golongan kupu-kupu malam tu, mereka akan kata apa lagi yang boleh dilakukan untuk hidup, selain daripada yang itu-itu saja.

Oh come onlah!

Dah 50 tahun ya negara kita merdeka, akak-akak, dan setakat bercakap tentang kerja yang halal di KL - berlambak! Kalau ada kemahuan apa sahaja yang halal boleh dibuat.
Tetapi kalau kau tetap memilih jalan senang dapat duit, and fun at the same time, jangan dok nak salahkan kerajaan.

Ya, merdeka sangatlah kita ya, bila sesekali kita fikir, adik perempuan yang berusia 10 tahun tu sekarang tak sekolah. Buat masa ni dunianya di belakang jalan chow kit bermain bersama kawan-kawan.

The next 5-6 years, ya berbekalkan alasan tidak sekolah tu, dia pasti akan join career maknya pula!

Yang lelaki?

Tak taulah nak jadi apa....

Tuesday, August 14, 2007

WAHAI

Wahai hati, sabarlah!!

Monday, August 13, 2007

???????

Entahlah kalau orang lain, tapi bagi seseorang yang tidak aku kenali sangat, malah nama dia pun yang aku tahu hanya nama samaran, tiba-tiba dia tahu nama penuh aku siap dengan binti lagi, sudah pasti menyebabkan aku tak senang duduk dan hangin satu badan.

Dan yang pasti otak aku akan penat memikirkan, siapa dia dan kenapa dia kenal aku?

Siapa kau???

Sunday, August 12, 2007

Fat and ugly

Hahahahahahahahahahhhhhh!!!

Rasa nak ketawa besar!!

Ada orang mengata aku as fat and ugly, sedangkan kesian, kau hanya meraih simpati!

Mmmm....pinjam kata Meen, ada aku kisah??

Hey, kata-kataan keji takkan meruntuh semangat aku walau seinci pun!

(P/s Tahu tak? Ada seseorang yang aku kenali tersalah hantar message 'geli-geli', padahal memang intention dia nak membuat aku meraung! Meraung ke? Heh aku takde masa untuk perempuan semurah kau! Mmm tau kenapa aku tersentak satu badan? Dia tahu nama penuh aku, and f*i*l*i*p*i*n*o devil, if you do not have anything to do with me, what the hell of keeping my full name?? Ohh..aku terlampau banyak kerja duniawi lain, dan aku takde masa nak layan karenah or any plans u got with my ex-boyfie. Lebih baik aku fikir pasal kenapa kawan baik aku yang pernah sama share bantal masa zaman college dulu tak pernah on tipon dia, and apa yang dah jadi pada dia dah baby dia sekarang. Blahlah........)

Ohh maaf!! Kenapa aku senti sangat nih??? Hey takde makna!! Get up delly!!!

Thursday, July 26, 2007

Kisah aku dan pakcik pembawa teksi

Mmm..zass..terus teringat kat Meen Tahrin...sapalah agaknya gadis-gadis di pejabatmu itu yang sukakan nigga tu ek? Huhu...Memang tragis la gadis-gadis tersebut :p

Memangla hidup ni macam-macam.

Ada sekali aku naik cab, pakcik yang jadi driver ni memang tak reti nak diam. Ada aje persoalan-persoalan bonus yang keluar daripada mulut dia.

Pada mulanya rasa nak tangkup syahdu dah insaf gak sebab sepanjang perjalanan pakcik cab ni tak putus-putus dengan kalimah "Allah, Allah" daripada bibir dia.

So, my first impression was, "Wah..Alhamdulillah....!"

Dalam pada berpuji-pujian pada Allah tu, aku tengok pakcik ni leka mencatit nombor keta yang lalu lalang tu.

Dengan innocentnya aku bebuat tanya, "Kenapa pakcik ambil nombor-nombor kereta ni?"

Dia tersenyum sumbing. Risau gak aku dengan gaya pemanduan yang tak semenggah tu. Tambah risau lagi macam susah je dia nak putar stereng, maklumlah dah kena sendal dengan perut. Aww!!

"Saja cuba-cuba nasib. Kadang-kadang beli RM 2. Tapi biasanya takde untunglah," jawab pakcik tu, tak relevan dengan soalan yang aku tanya.

Tapi aku dapat tangkap la apa yang dia maksudkan.

Tetiba nak ngelakkan aku banyak tanya, dia twist lak situation tu - aku plak kena jawab soalan-soalan dia.

"Suami orang mana?" tanya si pakcik.

Ceh, muka muda belia aku ni dia main tembak je dah kawin!

Saja nak menguji, aku jawab, "Orang jauh pakcik."

"Ala...jauh mana? Kelantan, Terengganu?"

Gitulah definisi jauh bagi pakcik ya?! Nanti kau!

"Tak, orang Nigeria," aku jawab selamba. Muka pakcik kat depan aku tenung dalam-dalam.

"Ha?? Nigeria!!" dia terkejut beruk. "Camne boleh jumpa?"

Dah agak dah reaksi ala semantan gini. Huhu...aku gelak kuat-kuat dalam hati!

"Kat seminar, jumpa kat seminar di KL" aku jawab sedas. Makin lama lagi cam real bunyi temberang aku. Pakcik dah tak sabar-sabar tanya soalan maut seterusnya.

"Tapi Afrika putihlahkan?" Eh eh, what kind of question was that?

"Tak, hitamla, rambut kerinting," makin cepat aku jawab. Pakcik dah hilang mood nak catit nombor keta.

Nampaknya citer aku yang pertama dan seumpamanya dia dengar dalam sepanjang usia almost 50 tahun tu kot.

Tapi sedar kata-katanya cam separuh menghina, dia toned down sket.

"Takpelah mudah-mudahan anak nanti rambut ikut dia, kulit biar ikut awak," huhu gitulah pakcik ni!

Sebelum aku keluar keta, pakcik sempat ucapkan selamat berbahagia dan semoga panjang jodoh!

Bukan apa-apalah pun cerita ni, sama ada benar atau tidak aku kawin dengan nigga pun, tu semua tak penting. Yang penting, baru aku tau bukan semua orang Melayu, especially golongan veteran kita yang terbuka minda pasal kahwin campur ni ya. Itu baru satu reaksi, lain-lain reaksi, tak taulah aku.

Eh, pakcik ada bagi soalan maut lagi sedas masa dalam keta!

"Dah takde lelaki Melayu lagi ke??"

Mmmmmmm........

Saturday, July 21, 2007

Beautiful Liar

Menganggapnya sebagai kawan adalah kesilapan paling besar!

Dia yang dimaksudkan bukan sesiapa dalam dunia pekerjaan aku, atau saudara mara, sahabat rakan handai taulan yang terdekat - tidak. Sesiapa pun yang membaca blog ini bukan orang yang aku maksudkan.

Dia datang singgah seketika dan aku anggap kawan kerana dia seperti layak dianggap sebagai kawan. Rupanya nak dianggap sebagai jiran pun tak berapa nak tepat!

Seseorang yang pernah hadir dalam hidup dia sebagai kekasih menghubungi aku sambil teresak-esak. Sah! Dia jantan sialan. Patutlah...patutlah! Selama ni bebelan aku ada hikmahnya, kecurigaan aku memang ada benarnya.

Ladies, perhatikan tanda-tanda berikut pada relationship anda:

1. Kalau call dia tak berangkat, and then tak pulak return call langsung. Sms tak berbalas boleh ampun lagi, kalau tak angkat tipon, lu apahal??

2. Memanjang busy, tak sempat jumpa, ada hal..bla..bla..ada je alasan tak nak jumpa

3. Tangannya sibuk kat telefon, nak pinjam telefon melenting marah, takut kita check sms dia atau call lognya...ahaks!

Itulah tiga tanda teragung di zaman sains dan teknologi ni. Other than that kalau dia asyik call kita tak hingatm sampai nak masuk toilet pun wahala, mmm, mungkin anda bukan disayangi sangat, tapi dia cuma nak mengontrol!!

Watch out!!

Pecah kaca, pecah gelas!

Demi Tuhan, dia yang pertama menyebabkan amarahku menggila!

Gelas plastik itu, ya aku tidak bermaksud nak menghentaknya ke meja lantas menjerit, "Jangan menjawablah, jangan menjawab!". Minta maaf sang gelas!

Persidangan meja empat segi tu pada mulanya hanyalah sidang makan-makan malam sambil bertukar-tukar pendapat. Dan sebagai seorang tua di rumah, apalah kiranya aku luahkan satu dua perkara yang aku kurang berkenan.

Ampun! Sudahlah kata-kata aku bersambut jawapan menyakitkan jiwa, tambah bersesak nafas aku bila dia menegakkan benang basah. Padahal benang itu amat basah, malah dan terendam lama pun dalam air. Macamana hendak ditegakkan lagi pun adalah satu kemustahilan.

Balik rumah, aku termenung kat katil sibuk fikir apakah kewajaran dan relevan pada semua kejadian ni. Sukarnya hendak menegur orang yang tidak dilentur dari kecil, dan ya, aku tumpang kesal, bagi pihak diri sendiri dan ahli keluarga si polan.

Sigh...



Tuesday, July 17, 2007

Sudah sendiri

Tanyalah siapa sahaja, siapa yang sanggup tersenyum menyambut kejian? Aku tak sanggup. Kalau kebenaran berada di sisi, kenapa aku nak sembunyikan. Biar bertarik-tarik rambut, biar bertumbuk, kalau aku betul, aku harus membetulkan. Sekadar berdiam diri menerima, tak mungkin Delly!

Sesungguhnya aku sudah putus asa. Sudah mula muak dengan mulut keji manusia. Aku benci diperlekehkan. Kalau Allah berikan aku kekuatan, mulutnya sudah harus aku tampar-tampar. Tonyoh dengan cili padi lagi.

Ya tapi kita manusia dibekal sifat sabar, keji-kejian tu takkan jadi apa-apa pada diri aku melainkan pada diri dia. Aku masih ok, masih, ok dan akan ok. I'm okay!

(Kawan-kawan, berikan saya semangat untuk single seperti dulu)

You'll See

All by myself
I don't need anyone at all
I know I'll survive
I know I'll stay alive
All on my own.

I don't need anyone this time
It will be mine
No one can take it from me
You'll see.